RSS

Category Archives: Cool Article

Cinderella’s Graduation Day by Putri Hasna Aisyah

Another piece of writing by my Comet 4 student, Putri Hasna Aisyah:
 
Another piece of writing by my Comet 4 student, Putri Hasna Aisyah:
 
Graduation Ceremony
 
Drizella, Cinderella’s stepsister is running off with Cinderella’s valedictory speech in her hand. “Give it back to me!” Cinderella yells. “Blah, blah, blah.” Drizella doesn’t listen. Instead, she tears up the written speech. “No! Why did you do that?!” Cinderella shouts. “Ella, calm down. Driz, you’ve gone too far!” Anastasia says scaredly as her sisters continue yelling at each other. “You’re a daughter of a servant, you don’t need that graduation speech!” Drizella yells. “Don’t make fun of my mother!” Cinderella shouts. “Cinderella, shut up!” Her stepmother comes out of her room.
“You woke me up with all your yellings, do you even have respects to me as your mother?” She scolds Cinderella. “I’m sorry mom, but we-“ “No buts! You’re grounded from the ceremony!” As her stepmother says that, she feels shocked. ‘There’s no way she can just do that! This is a once in a lifetime graduation ceremony! If Drizella didn’t rip her speech and insult her mother, she wouldn’t shout as loudly as what it takes to wake her stepmother! This is very unfair!’ She thought. Drizella, Anastasia and their mother go out from the house and locked her in. Cinderella feels so upset. She can still see Drizella staring at her through the window, looking all jealous and hateful. Beside Drizella, Anastasia looks sad to see their fight.
 
Cinderella is getting ready for the graduation ceremony. She’s the year’s class valedictory. “Congratulation for being the best student, you deserve it.” Anastasia praises her. Drizella feels jealous. “She cheats all the time!” Drizella shouts. “It’s not true!” Cinderella says.
 
Anastasia loves both Cinderella and Drizella. Drizella is often jealous of Cinderella. Their mother takes Drizella’s side. The family’s condition has become like that since Anastasia, Drizella and Cinderella’s father passed away when they were little Cinderella really wants to go to the ceremony. Her speech is torn up, but that’s not the problem. She already remembers it in her mind. The problem is, she doesn’t know how to get out of the locked house. She walks around, looking for a way out. She sighs frustratedly when she can’t find any. She finally decides to break the window after she realizes how important the graduation is for her. She goes to the school, arriving precisely at her turn to read the speech. Her sisters and stepmother expects Cinderella not to be there, missing her chance to speak on the stage. Anastasia feels sorry for her, knowing how hard she has worked to get the best score. When Anastasia is just about to blame Drizella and her mother about her stepsister’s absence, Cinderella walks up to the stage, a little bit panting as if she ran all the way here, but the excitement is still shown through her face. Drizella, Anastasia and their mother are surprised to see her.
 
Drizella’s expression turns glum. But when Cinderella thanks all her family in her speech, she feels happy that Cinderella still sees her as her sister, no more hatred attached. Drizella also feels bad thinking about the tragedy this morning. As Cinderella comes down the stage, Drizella approaches her and apologize. “I’m sorry for being rude earlier. Congratulations.” She hugs Cinderella. “Me too, Drizella. Thank you.” She replies. Her stepmother follows behind Drizella. “Cinderella, I am sorry for what I did. I’m proud of you for doing your best at school.” She says. “That’s okay, mother. I’m sorry too.” Anastasia no longer feels sad about her family.
 
Leave a comment

Posted by on May 23, 2017 in Cool Article

 

Tags: , , , , , , ,

ALLAH adalah Pemberi Rejeki Yang MAHA ADIL

ALLAH adalah Pemberi Rejeki Yang MAHA ADIL

Allah itu Super Duper Adil.

Hari ini ada pelajaran yang berharga saya pelajari. Jika Allah berkehendak memberi rejeki pada umat Nya, Dia akan memberi jalan agar umatNya mendapatkan rejeki itu.

Hari ini, seorang tukang listrik (electrician) mendapatkan jalan rejekinya lewat saya. Dari kemarin rumah saya konslet terus. Saya pikir karena hujan lebat hari jumat penyebabnya. Ternyata bukan. Sudah berhari-hari tikus menggerogoti kabel stop kontak kamar saya, sehingga kulit kabel terkelupas dan ketika terkena embun, buuum, konslet.

Seperti biasa, jika ada masalah seputar rumah, saya panggil pak Udin-tukang serba bisa yg saya andalkan. Di-sms pagi itu, beliau langsung muncul dan memeriksa sekitar kelistrikan-bak jin Aladsin ya. Setelah semua pencegahan yang beliau pikirkan tidak bisa memecahkan masalah konslet itu, beliau menyerah-melambai ke kamera dan bilang,  sori bos ga ngerti. Beliau menyarankan memanggil rekannya, seorang ahli/tukang listrik handal.

Pak Adi adalah nama sang ahli listrik itu. Ketika tiba di rumah saya, beliau pun memeriksa semuanya, menguji semua saluran/jalur listrik. Dan, diketahui lah kalprit alias penyebabnya. Kabel stop kontak kamar saya yang digerogori si monyong tikus. Setelah mengganti kabel ya g hangua dengan yang baru, dan meyakinkan tidak ada konslet lagi, maka beliau dengan percaya diri menyatakan rumah saya sudah aman. Alhamdulillah… Pak Udin dan pak Adi pulang ke rumah mereka dengan tersenyum karena ada lembaran uang untuk menafkahi keluarga mereka,  dan saya pun ditinggal tersenyum karena rumah saya kembali dialiri listrik.  Bisa nonton tv dan film lagi,  bisa mengisi ulang batre gawai saya.  Semuanya senang.  Everybody is happy.

Jadi begitulah ceritanya. Pelajaran yang saya dapat: Allah memberikan rejeki sesuai jalan pekerjaan yang kita pilih. Jika kita guru, seperti saya, maka Allah akan memberikan rejekiNya lewat murid-murid saya. Karena ayah saya adalah seorang supir angkot, maka rejekinya diberikan lewat penumpang-penumpang angkotnya. Tetapi jika anda maling, bisa ditebak, rejekinya diberikan lewat korbannya. Allah Maha Adil dalam memberikan rejeki, tinggal kita pilih, mau jalan halal atau tak halal. Jika kita pilih yang  halal, insya Allah akan barokah. Jika anda pilih yang haram,  rejekinya mungkin dapat tapi anda dan keluarga tidak bisa hidup tenang karena rejeki yang dimakan adalah rejeki tak barokah.  Dan sekali lagi saya diingatkan agar selalu bersyukur atas apa yang kita peroleh.  Banggalah jika kita bisa menjadi jalan oleh Allah sebagai  penyalur rejeki Nya.  Subhanallah…

RSP

 

Tags: , , , , , ,

Status

Menjadi Trendsetter

Menjadi Trendsetter

Siapa yang tidak mau disebut sebagai trendsetter? Siapapun pasti senang dan mau menjadi trendsetter. Apa yang kita lakukan menjadi trend di mana-mana. Apa yang kita kerjakan menjadi acuan banyak orang. Tetapi tidaklah mudah menjadi trendsetter. Seorang atau suatu trendsetter adalah seseorang/sesuatu yang berani mengambil langkah berbeda dari yang sudah ada tanpa takut dibilang tak populis.

Trendsetter haruslah mau berpikir di luar kebiasaan. Anda tidak bisa mengharap hasil berbeda dari metode yang sama kan? Jika suatu cara tidak berhasil, maka perlu dipikirkan cara yang berbeda.

Trendsetter harus punya karakteristik yang khas dan kualitas yang berbeda-beda yang jikalau ditiru akan muncul kualitas denngan tingkatan berbeda. Menjadi trendsetter tidak berarti harus mudah dikopi. Ditiru, tapi tidak bisa dikopi seratus persen.

Trendsetter juga harus berani tampil berbeda dari kebanyakan tanpa takut dibilang aneh. Keanehan inilah yang membuat trendsetter berbeda dari follower. Sesuatu yang dianggap aneh atau tidak biasa bisa menjadi luar biasa di kemudian hari.

 
Leave a comment

Posted by on October 6, 2016 in Cool Article, world around you

 

Tags: , , , , ,

Apa Arti Kemenangan buat mu?

Hari ini aku menjadi panitia lomba bahasa inggris, Lia English Competition lebih tepatnya. Peserta lombanya berasal dari sekolah umum, homeschool, juga siswa Lia tentunya. Cukup menarik dan menyenangkan sekali sebenarnya. Seandainya dulu sewaktu SMP aku bisa mengikuti lomba seperti ini. Pasti akan sangat menyenangkan sekali.

Aku sudah menghapal sebuah dongeng berbahasa inggris yang aku dapat dari guruku. Melatih percakapan dalam bahasa inggris bukanlah hal sulit buatku, karena aku terbiasa menirukan tokoh kartun dari tv. Aku biasa memerankan beberapa tokoh sekaligus. Jadi bermain peran tentu tidaklah sulit. Bagaimana dengan intonasi dan aksen yang berbeda-beda? Bukan masalah besar. Aku terbiasa menirukan bunyi-bunyian dan tentunya aksen yang banyak dari film dan acara tv. Aku bahkan terlalu baik dalam memerankan tokoh kartun, kadang aku sendiri bingung, aku tokoh kartun atau tokoh nyata. 😁😁😁.

Setelah berlatih beberapa hari di depan cermin, pasti aku akan minta pendapat guru pembimbingku. Meminta pendapat dia. Aku bisa rasakan bahwa dia akan memuji penampilanku. Dia pasti bilang, kamu sudah bagus. Tampil aja dengan baik, hadiah sudah di tangan.

Pada hari lomba, aku pasti datang 30 menit lebih awal karena aku pasti tak mau datang terlambat. Dan ibuku sudah pasti sudah membangunkanku sejak jam 5 pagi karena beliau juga paling tidak bisa datang terlambat. Walaupun lombanya jam 10, aku pasti sudah diantar untuk lomba dari jam 9. 15 menit selanjutnya aku pasti sudah senewen menanti lomba untuk dimulai. Aku pasti sudah mondar-mandir di depan ruang lomba menanti yang lain datang. Aku paling tidak bisa menunggu lama. 

Begitu namaku dipanggil panitia lomba, aku akan segera masuk dan siap-siap bercerita. Tetapi karena terlalu senewen aku lupa dengan cerita yang akan aku ceritakan di lomba dan aku pun terpana. Selama 10 menit kemudian, panitia akan mengucapkan terima kasih atas usahanya dan aku pun digiring keluar untuk memberi ruang pada peserta selanjutnya. Sudah pasti aku tak akan menang. Walaupun begitu, aku akan memilih mencoba mengikuti lomba itu. Aku pasti akan bangga, karena aku telah mencoba.

Menjadi seorang guru lebih dari 15 tahun, aku menyadari kemenangan bukanlah segalanya. Bahkan kadang kemenangan hanya akan merusak. Itu yang diucapkan Einstein, “Success is the worst teacher, it leads smart people to think they can do anything”. Secara pribadi aku setuju sekali. Walaupun memang menyenangkan untuk menang, karena ketenaran dan wow efek yang ditimbulkannya, tetapi orang tidak akan belajar lebih banyak. Setidaknya itu yang terjadi pada sebagian orang. Aku senang aku tidak selalu menang, karena itu memacu aku untuk lebih bijak dan bisa belajar lagi. Kekalahan adalah kemenangan dalam bentuk lain.

 
 

Tags: , , , ,

Pakai Helm = Sayang Keluarga

Hari ini saya menyaksikan anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor, tanpa memakai helm, di jalan raya. Anak yang pertama  yang saya lihat berusia sekitar 8-10 tahun, karena masih berpakaian seragam SDI, perempuan, dan yang kedua adalah siswa SMU, yang juga perempuan. Keduanya sama sekali tidak memakai helm atau pun perlindungan lainnya, kecuali perlindungan Allah SWT. Ini membuat saya sedih sekaligus marah pada orang tua anak itu.

Ayah, Bunda, apakah bijak jika ayah dan bunda membiarkan mereka berkeliaran di jalan raya mengendarai kendaraan bermotor seperti itu? Itu anak dapat nyomot di mana sih? Dibiarkan berkeliaran di jalan, tanpa perlindungan sama sekali.Terutama anak perempuan siswa SD itu. Usianya masih sangat belia untuk bertanggung jawab. KTP saja belum punya, apalagi SIM. Jika anak itu menabrak seseorang, terus orang itu mati, orang tuanya ga merasa berdosa gitu karena ikut bertanggung jawab atas melangnya nyawa orang. Kalau cuma anaknya yang mati, mungkin orang tua si anak saja yang nangis, sedih, seminggu kemudian normal lagi. Ini nyawa anak orang yang hilang. Apa orang tua si yang ditabrak tidak menuntut? Jika alasannya, “…ah deket ini. Paling ke ****mart beli biskuit doang,” pikir lagi, apa ada kecelakaan atau maut pilih-pilih bulu atau tanya, “Anda mau ke mana? mau ke warung ya? Oh. silahkan terus. Eh anda mau kemana? mau kerja, sini saya ambil nyawanya…” kan tidak seperti itu, ayah/bunda.

Wahai orang tua, iya, anda, berpikirlah lebih bijak. Jangan biarkan anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor di jalan umum. Terlebih tanpa perlindungan sama sekali. Dari pada demikian, bunuh saja anak anda sendiri, toh itu yang akan terjadi jika anda masih berbuat naif seperti di atas.

Jika anda orang tua, atau kepala rumah tangga, tulang punggung keluarga, berhentilah berbuat EGOIS dengan TIDAK MEMAKAI HELM KETIKA BERKENDARAAN MEMAKAI MOTOR.

Iya, saya pikir itu adalah tindakan egois, karena anda hanya berpikir tentang diri anda sendiri. Anda merasa tidak perlu pakai helm karena pakai helm buat anda tidak nyaman, anda salah besar. Anda pernah berpikir seperti ini pada penerjun-payung atau sky-diver, buat apa pakai parasu, kan tidak nyaman? Orang waras manapun akan menjawab, biar ketika mendarat anda tidak mati karena jatuh dari ketinggian. Anda tidak berpikir apa yang akan terjadi kepada keluarga anda jika anda celaka dan akhirnya mati karena ketelodarn dan kebodohan anda tidak memakai helm ketika berkendara motor. Anda akan menyengsarakan anak istri anda.

Berhentilah berbuat bodoh dan egois, pakailah helm saat berkendara motor.

SHARE dan LIKE jika anda setuju.

 
1 Comment

Posted by on September 21, 2016 in Cool Article, world around you

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,