RSS
Status

Kejutan itu kadang menyenangkan

28 Sep
Kejutan itu kadang menyenangkan

Biasanya aku benci kejutan. Aku lebih suka segala sesuatu sesuai rencana, akurat, dan tepat sasaran. Malam ini aku mendapatkan kejutan yang ternyata cukup mengejutkan.

Malam ini ketika aku memeriksa hasil tes kelas TOEFL Preparation (TP class), aku serasa mau nangis sesegukan karena ketika aku periksa beberapa lembar jawab, hasilnya sangat mencengangkan. Aku lihat beberapa lembar mendapat skor sangat minim. Paling minim yang pernah aku periksa.

Yang membuatku ingin menangis sesegukan adalah belum pernah selama aku mengajar, siswaku mendapat skor serendah itu. Aku mulai merasa bersalah. Seketika aku merasa aku telah gagal mengajar siswaku. Padahal aku merasa sudah melakukan yang bisa aku lakukan untuk membuat siswaku memahami materi yang aku ajarkan. Kenapa hasilnya jauh sekali dari yang aku harapkan? Pertanyaan itu terus menerus terngiang dipikiran dan ditelingaku. Aku mulai mengutuki diriku. Betapa gagalnya aku mengajar mereka, dan betapa aku telah mengecewakan mereka. 

Tak lama berselang, rekan kerjaku lewat di depan kelas, menyapaku. Aku tanya, “sudah kelar meriksanya?”. Dia bilang. “Belum.” Aku ajak dia untuk meriksa bareng.l, karena biasanya akan sangat menyenangkan sekali jika ada teman ketika memeriksa hasil ujian. Dan lagi aku agak merasa ‘spooky’ jika memeriksa sendirian di lantai 3. 

Aku bilang siswaku tidak begitu baik. Tidak biasanya seperti ini. Diapun bilang, tumben sekali hasil siswa dia tidak bagus, padahal sewaktu ‘mid test’ hasilnya lumayan. Di saat itu kami mulai menyadari ada keanehan. Kami mulai memeriksa kunci jawaban yang kami punya. Ternyata…. selama ini, kami salah kunci. Aku dapat kunci jawaban untuk level kelas rekanku, dan rekan ku mendapatkan kunci untuk mid tes level kelasku. Seketika kita mencari kunci yang sebenarnya untuk level kelas kami. Untungnya, kunci itu ada di ruang guru. Salah kami adalah kami tidak memeriksa kembali kunci jawaban ketika kami ambil kantong soal dan kunci jawaban sebelum kami bawa ke kelas. ‘Anyway’, kami akhirnya periksa ulang lembar jawaban siswa kami.

Alhamdulillah… hasilnya ternya lebih baik dari yang tadi sebelum kita pakai kunci sebenarnya. Aku harus cabut kembali kutukan yang aku berikan pada diroku sendiri. Ternyata hasilnya tidak mengecewakan. Lumayanlah, hasil yang aku harapkan aku dapat dari siswaku. Kejutan ini berakhir bahagia. Setidaknya untuk ku.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on September 28, 2016 in world around you

 

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: