RSS

Merokok itu Batuk

06 Mar

Teringat jaman dulu ketika aku masih SMP melihat iklan rokok dan filem-filem barat. Sepertinya keren banget gitu.

Suatu hari pulang sekolah, aku sengaja mampir ke warung kelontong dekat rumah. Di saku celana ada uang 100 rupiah. Aku belikan uang itu untuk membeli dua batang rokok. Saat itu harga rokok masih Rp. 50/batang. Aku pulang ke rumah. Sambil mengendap-endap aku masuk kamar. Aku panggil sepupuku yang saat itu masih SD untuk ikut aku ke loteng. Si Jojo, sepupuku itu, nurut aja begitu aku tunjukan 2 batang rokok.

Di loteng rumah aku segera keluarkan rokok dari saku celana. Si Jojo mengeluarkan korek api. Kami pun terus menyalakan rokok nya. Begitu disedot, spontan aku dan si Jojo langsung batuk-batuk. Ternyata rokok ga seenak yang aku bayangkan. Kepalaku pusing keleyengan. Aku heran, barang ga enak gini kok banyak yang isap ya? Pasti mereka ga jujur dengan dirinya sendiri dan memaksakan bahwa rokok itu enak. Kadihan sekali.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on March 6, 2015 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: